Terima Kasih , Anda telah mengunjungi blog saya.

Thank you so much to have you here.
It is about my novels, notes, comments of something, features, short stories and pictures.

Also my products, Furoshiki and Yukata (summer kimono).

Please leave your comments.... thank you
Enjoy it....



Selasa, 06 September 2011

Orasi Prof Emil Salim

















































 5 Sept 2011, di Auditorium FE UI, Depok, Prof.DR. Emil Salim memberikan orasi ilmiah. Orasi yang merupakan tuntutan dan harapan civitas academica Ui agar Ui membnerikan tanggapan atas polah Rektor UI sekarang (Prof.der Soz, Gumilar R. Somantri) yang tanpa penjelasan akademik memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Raja Saudi Arabia, Agustus 2011 lalu.

Reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat karena polahnya itu juga merupakan pemicu civitas academica UI meminta  rektor ini untuk bertanggung jawab dan memberikan laporan seluruh aktivitasnya yang sudah lama  mengesankan otoriter, tidak transparan dan jauh dari akuntabilitas publik serta kurang memberikan akses partisipatif masyarakat kampus.

 Acara dimulai jam 9.30 wib diawali sambutan dekan FE UI, DR. Firmanzah.  Hadir para guru besar, para dosen, mahasiswa, karyawan, alumni dan tentu saja para media.
Effendi Gazali, yang memandu acara, seorang ilmuwan sekaligus presenter top juga memberikan informasi menarik latar belakang munculnya gerakan yang akhirnya mengadakan acara ini. SMS juga masuk padanya, tentang aturan berkumpul seperti halal bihalal yang diselenggarakan di FE UI ini sekaligus orasi ilmiah ini. Ada kecurigaan pihak rektor, pertemuan ini upaya penggulingannya.

Acara berjalan lancar, berbagai pihak memberikan paparan masalah yang mereka hadapi terkait dengan segala hal tata kelola Ui dan dampaknya pada UI dan unit kerja mereka.

Sabtu, 03 September 2011

Poendhoetan/Boenthelan, Aneka Warna

Agar  Poendhoetan/Boenthelan menarik dan tak sungkan untuk dibawa bawa, kombinasi warna dan motif kain perlu dipertimbangkan. 

Berikut adalah beberapa variasi dan pilihan kain Poendhoetan/Boenthelan, yang ku produksi untuk Yayasan Lantan Bentala, Jakarta.. 

Poendhoetan/Boenthelan, kami tulis dengan 'cara ejaan lama', agar sedikit mengingatkan bahwa karya budaya ini bukan kreasi baru.  

Poendhoetan/Boenthelan, sudah lama berada dalam sub budaya di Indonesia, hanya saja mulai tergeser dengan kantong plastik dan bahan lainnya.

Kini,  Poendhoetan/Boenthelan, kami tampilkan  untuk menyegarkan ingatan sekaligus memberikan ide, tips untuk membungkus dan membawa barang.














Jumat, 02 September 2011

Cara memundut

Bagaimana menggunakan Poendhoetan atau Boenthelan (baca: pundutan dan bunthelan)? Gunakan kain jenis apa saja. Bentuknya persegi. Ukuran sesuaikan dengan kebutuhan barang yang akan dibungkus atau dibawa. Umumnya mulai ukuran 45 cm  hingga selebar ukuran tekstil. 

Untuk terlihat indah, gunakan Poendhoetan atau Boenthelan yang terdiri dari dua lembar. Satu sisi polos dan sisi lainnya bermotif. Yang penting serasi dan kontras saja.

Berikut beberapa cara mudah membungkus.
Membungkus barang berbentuk bulat spt kaleng kue atau toples kue, bagus sebagai hantaran Hari Raya. Tambahkan kartu ucapan/ Identitas Pengirim.

Membungkus botol syrup/wine . Bisa sebagai alat untuk membawa botol, tapi juga cantik sebagai barang hantaran dan hadiah

Cara membungkus dan membawa 2 buku, sebagai pengganti tas/kantong plastik.


Cara membungkus 2 botol sekaligus

Cara membungkus kotak hadiah, dengan beberapa variasi ikatan. Juga dengan menggunakan dua sisi yang berbeda .