Terima Kasih , Anda telah mengunjungi blog saya.

Thank you so much to have you here.
It is about my novels, notes, comments of something, features, short stories and pictures.

Also my products, Furoshiki and Yukata (summer kimono).

Please leave your comments.... thank you
Enjoy it....



Kamis, 20 September 2012

Olga Tobing, thank you!!!!

Akhirnya aku menerima kiriman Olga Tobing, sebuah lukisan karyanya . Dikirim via pos,  jauh dari Fortuna, Murcia, Spanyol.
Terima kasih. Thank you dear.
 Entah ada ide apa,  objeknya kali ini wajahku!
Aku sendiri belum pernah terlintas akan melukis wajahku sendiri. Jadi ... karya Oge ini adalah pertama ada lukisan wajahku. Woow!


Size: 25 cm x 32,5 cm. Medium oils on canvass




Senin, 21 Mei 2012

Furoshiki and 'boenthelan' evokes Indonesia green past

Boenthelan/Furoshiki untuk  membungkus dan membawa 2 buku dgn cara unik. Lebih gaya dan ramah lingkungan, tanpa kantong plastik

Beberapa variasi membungkus dengan furshiki/boenthelan. Ide untuk bungkus hadiah tanpa menggunakan kertas atau plastik. Idenya: ramah lingkungan



  Video Dokumentasi : Yayasan Lantan Bentala promosi furoshiki di Gandaria City, Jakarta, Oktober 2011

Reported by The Jakarta Post

http://www.thejakartapost.com/news/2011/09/23/%E2%80%98boentelan%E2%80%99-evokes-indonesia%E2%80%99s-green-past.html

Senin, 23 April 2012

Bunga Kana (canna lily)

 Kana tergolong tanaman luar dengan nama latin Canna lily. Tanaman ini biasanya tumbuh di hutan dan pegunungan walau tak jarang dijadikan tanaman hias di pekarangan dan taman kota, karena memiliki bunga yang mempesona. Dan teryata dibalik pesona aneka warnanya bunga kana memiliki daya penyembuhan yang luarrr biasa. Bunga kana atau bunga tasbeh berasal dari daerah tropis benua Amerika. Tumbuhan ini mampu hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut. Tumbuhan ini tumbuh besar, tegak, dengan tinggi mencapai dua meter. Tanaman ini memiliki rimpang tebal menyerupai ubi. Daunnya besar dan lebar, menyirip jelas. Warnanya hijau atau merah tengguli. Bunganya besar dengan warna-warna cerah, seperti merah, merah muda, dan kuning yang tersusun dalam bentuk tandan.

Nama Lokal

  1. hosbe (Batak)
  2. ganyong hutan (Melayu)
  3. ganyong wana, g. alas, sebe, sebeh, tasbeh, ganyol leuweung (Sunda)
  4. kembang gedang, puspa midra, p. nyidra (Jawa)
  5. tasbhi (Madura)
  6. milu-milu (Bali)
  7. kela, kontas, tuis im tasic, totombe, wuro (Minahasa)
  8. bunga tasebe (Makasar & Bugis)
  9. tasupe (Ternate).
Klasifikasi tanaman ini;
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Zingiberals
Famili: Cannaceae
Genus: Canna
 Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bunga_tasbih#Manfaat





Bunga Kamboja


Kemboja atau semboja merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria. Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal. Bunganya yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan, biasanya lima helai. Bunga dengan empat atau enam helai mahkota bunga oleh masyarakat tertentu dianggap memiliki kekuatan gaib.
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis. Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat. Kemboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang.
Plumeria saat ini populer digunakan sebagai tanaman hias outdoor awalnya tanaman ini hanya digunakan sebagai tanaman kuburan.  Klasifikasi tanaman ini sbb:

Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Plumeria
















( sumber;http://id.wikipedia.org/wiki/Kemboja)